Pemeriksaan Kesehatan dan Edukasi Penggunaan Obat untuk Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat di Padang Panjang

Authors

  • Dita Permatasari Departemen Farmakologi dan Farmasi Klinis, Fakultas Farmasi, Universitas Andalas, Padang, Indonesia
  • Dini Hanifa Departemen Kimia Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Andalas, Padang, Indonesia
  • Dian Ayu Juwita Departemen Farmakologi dan Farmasi Klinis, Fakultas Farmasi, Universitas Andalas, Padang, Indonesia
  • Syofyan Departemen Farmasetika, Fakultas Farmasi, Universitas Andalas, Padang, Indonesia
  • Sundari Anisa Angelica Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, Fakultas Farmasi, Universitas Andalas, Padang
  • Rasika Indri Pratiwi Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, Fakultas Farmasi, Universitas Andalas, Padang, Indonesia
  • Wiwing Nadia Putri Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, Fakultas Farmasi, Universitas Andalas, Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.25077/bina.v8i4.834

Keywords:

medication education, community health, health screening, public health awareness

Abstract

Low public awareness of routine health monitoring and knowledge of proper medication use remains a significant problem, leading to increased adverse drug reactions and a decline in health status. Furthermore, a lack of health literacy and high self-medication practices also increase the risk of inappropriate medication use. To address this need, this activity combines health screening and medication education as an integrative approach to improving public health awareness and drug literacy. This study used a quasi-experimental one-group pre-posttest design and was conducted on 24 October 2025, at SDN 07 Ganting, East Padang Panjang, involving 34 participants. Activities included blood pressure, glucose, cholesterol, and uric acid screenings; medical consultations; and medication education and counseling. The majority of participants were women (80%), with a dominant age range of 41–59 years (50%). Mean blood pressure was 129.1 ± 25.0/86.26 ± 13.60 mmHg, glucose 132.41 ± 74.5 mg/dL, cholesterol 214.7 ± 33.8 mg/dL, and uric acid 5.6 ± 1.8 mg/dL, indicating the presence of risk factors requiring monitoring. Knowledge levels were in the good category at both pre-test (90%) and post-test (93.3%), with no significant difference (p = 0.541). This activity contributed to strengthening drug literacy through direct education linked to screening findings, enabling participants to understand their personal health risks. This integrated screening-education approach shows potential as a more effective community intervention model in increasing public knowledge and awareness of health and the safe use of drugs.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdulkadir, W. S., & Keku, I. S. (2025). Program pemberdayaan melalui literasi kesehatan dengan pengelolaan obat mandiri di Desa Persatuan. Indonesian Journal of Community Services, 5(1).

Al Madury, S., Arifah, F. M., & Maulana, F. R. (2024). Pengaruh Pemberian Edukasi Apoteker Terhadap Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang DAGUSIBU di Kabupaten Bantul. Healthy Indonesian Journal, 2(1). https://jurnal.samodrailmu.org/index.php/jurinsejurinse@samodrailmu.org

Aulia, R. D., Triyandi, R., Iqbal, M., Fitra, W., Indah, S. M., & Oktaria, D. (2019). Pengenalan DAGUSIBU pada Kader Posyandu di Desa Munca Kecamatan Hanura Kabupaten Pesawaran. Jurnal Pengabdian Masyarakat RuwaJurai, 4, 40–44.

BPS Padang Panjang. (2020). Kecamatan Padang Panjang Timur dalam Angka. Padang Panjang: BPS Kota Padang Panjang.

Dirgantara, A., Ridwan, R., Azizah, N., Karina, K., Rahayu, I. S., Rahmadani, R., Sulastri, M., Fauziah, N. U., Arisandi, I., Pratama, E., Puspaningtyas, R., Hidayat, A., Masgode, M. B., Purnama, H., Tafakur, A., & Ode, L. (2024). Edukasi Penggunaan dan Penyalahgunaan Obat dengan Metode DAGUSIBU. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 07(02), 252–257.

Eka, R. M., & Kartika, S. E. (2021). Pentingnya Masyarakat Mengetahui tentang Penggunaan Obat Sediaan Khusus. Epmas: Edukasi Dan Pengabdian Masyarakat, 2(2), 29–34.

Elliyanti, A., Pertiwi, D., Murni, A. W., Rofinda, Z. D., Yulistini, Y., Afriwardi, A., & Bahar, E. (2019). Identifikasi Masalah Dan Penyuluhan Kesehatan Pada Lanjut Usia Di Nagari Sumaniak. Jurnal Hilirisasi IPTEKS, 2(1), 64–69. https://doi.org/10.25077/JHI.V2I1.354

Grundy, S. M., Stone, N. J., Bailey, A. L., Beam, C., Birtcher, K. K., et al. (2019). 2018 Guideline on the Management of Blood Cholesterol: Executive Summary. Circulation, 139(25), E1046–E1081. https://doi.org/10.1161/CIR.0000000000000624

Iqbal, W., & Gusti, A. (2024). Literasi kesehatan penderita hipertensi. Jurnal Kesehatan Mercusuar, 7(1), 45–52. https://doi.org/10.36984/jkm.v7i1.446

Lailaturrahmi, Elsa Badriyya, Annisa Fauzana, & Dita Permatasari. (2024). Edukasi Penggunaan Obat Berbasis Kunjungan Rumah Untuk Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Sikucur, Kabupaten Padang Pariaman. Buletin Ilmiah Nagari Membangu, 7(1), 74–85. https://buletinnagari.lppm.unand.ac.id/index.php/bln/article/view/450/233

Muhadi. (2016). JNC 8: Evidence-based Guideline Penanganan Pasien Hipertensi Dewasa. CDK-236, 43(1).

Mukriani. (2023). Pengaruh Edukasi Farmasi terhadap Tingkat Pengetahuan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(4), 289–298.

Mulatsari, E., Manninda, R., Khairani, S., Kumala, S., & Okta, F. N. (2023). Edukasi Penggunaan Antibiotik secara Tepat sebagai Upaya Melindungi Masyarakat dari Bahaya Resistensi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(3), 413–418. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.1081

Perhimpunan Reumatologi Indonesia. (2018). Pedoman Diagnosis dan Pengelolaan Gout. Jakarta: Perhimpunan Reumatologi Indonesia.

PERKENI. (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia 2021. Jakarta: Perkumpulan Endokrinologi Indonesia.

Permenkes RI. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit. Jakarta: Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Riskesdas. (2018). Hasil Utama RISKESDAS 2018. Jakarta: Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Sriwidyastuti, Ermawati, Susiliwati, & Sumarni. (2024). Peningkatan Kesehatan Dengan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Di Desa Awo Kecamatan Cina Kabupaten Bone. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 1971–1976. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i2.3124

Susanto, A., & Perwita Sari, M. (2023). Peningkatan Pengetahuan Obat Melalui Edukasi Literasi Dasar Obat pada Remaja Awal. Community Development Journal, 4(2), 2430–2434.

Tusi, W. W. (2025). Edukasi Pengelolaan Serta Penggunaan Obat yang Baik Melalui Gema Cermat. Journal Of Community Empowerment, 7(1).

Unger, T., Borghi, C., Charchar, F., Khan, N. A., Poulter, N. R., et al. (2020). 2020 International Society of Hypertension Global Hypertension Practice Guidelines. Hypertension AHA, 75(6), 1334–1357. https://doi.org/10.1161/HYPERTENSIONAHA.120.15026

World Health Organization (WHO). (2003). Adherence to Long-Term Therapies: Evidence for Action. World Health Organization.

Downloads

Published

2025-12-06

How to Cite

Permatasari, D., Hanifa, D., Juwita, D. A., Syofyan, Angelica, S. A., Pratiwi, R. I., & Putri, W. N. (2025). Pemeriksaan Kesehatan dan Edukasi Penggunaan Obat untuk Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat di Padang Panjang. BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN, 8(4), 551–562. https://doi.org/10.25077/bina.v8i4.834

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.